Jenis - Jenis Finishing Khusus Untuk Furniture

06.15



Membeli Furniture tak hanya sebatas mengetahui Bahan yang di gunakan, tetapi alangkah baiknya anda juga memiliki pengetahuan umum seputar lapisan finishing yang di applikasikan di mebel atau furniture yang anda pesan atau anda beli dari toko mebel. Berikut ini kami akan berusaha menguraikan berbagai macam jenis bahan dasar finishing yang pada umumnya di pergunakan di industri mebel, berikut uraian keunggulan dan kekurangan dari setiap jenis bahan finishing tersebut. Sering kali ketika kita membeli furniture baik Kursi, Almari, Tempat tidur dan lain-lainnya kita hanya melihat dari design dan bentuknya saja, sedangkan jenis finishing yang di pergunakan seringkali jarang di permasalahkan.
Jenis - Jenis Finishing Yang Umumnya di Gunakan Di Industri Mebel


Sebelum kita membeli barang - barang furniture untuk rumah kita ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis finishing yang di applikasikan pada barang – barang furniture tersebut

Adapun finishing yang umumnya di aplikasikan pada barang - barang furniture terbagi atas dua macam, antara lain:

         1. Finishing Transparan - Clear finish
         2. Finishing Cat

Yang di maksud finishing cat adalah jenis finising yang menyembunyikan permukaan kayu atau menutupi permukaan kayu sehingga tidak terlihat serat kayunya.finishing cat sendiri ini banyak macam dan ragamnya, antar lain:

         1. Cat Duco
         2. Cat Tembok

Cat Duco

Aplikasi dari cat duco ini bisa menggunakan spray/semprot,dan bisa di kuas akan tetapi hasilnya kurang maksimal, dengan perkembangan cat Duco sekarang ini dapat dibuat motif marmer,motif retak seribu,dan dapat dikombinasikan dalam satu barang di aplikasikan cat duco dan finishing transparan seperti Melamine atau Nc
Kelebihan dari finishing cat duco ini adalah mempunyai banyak pilihan warna dari yang muda sampai yang tua.sehingga kita bisa memilih warna yang benar-benar cocok dan sesuai selera kita,cat duco ini cocok untuk barang furniture minimalis,modern,serta furniture anak-anak,karena baunya tidak menyengat seperti bau finishing Melamine.
Kelemahan dari cat duco ini adalah biayanya sangat mahal menjadikan barang yang di finishing cat duco harga belinya mahal.

Cat Tembok

Aplikasi dari cat tembok ini menggunakan kuas, spray / semprot,
kelebihan dari finishing cat tembok ini  mempunyai banyak ragam pilihan warna dari yang muda sampai tua. sedangkan kelemahan dari finishing cat tembok ini adalah gampang mengelupas pada waktu terjadi benturan sehingga finishing cat tembok ini lebih sering digunakan untuk finishing antik style,yang tidak perlu membutuhkan kerapian dan kualitas yang sempurna

Finishing Transparan – Clear Finish

Adapun yang dimaksud finishing transparan adalah finishing yang menampilkan serat kayunya. Jenis finishing ini banyak macamnya. Akan tetapi yang sering kita jumpai dan yang sering kita gunakan adalah:

                       1.Melamine
                       2. NC
                       3.Politur
                       4.Oil
                       5. P U ( Polyurethane )


KELEBIHAN DAN KELEMAHAN FINISHING TRANSPARAN

Finishing Melamine

Jenis finishing melamine ini jika di aplikasikan dengan baik hasilnya akan halus karena daya tutup pori-pori kayu sangat bagus yang menjadikan barang yang di finishing melamine hasilnya halus dan memberikan kesan mewah.
jenis finishing melamine ini hanya cocok di tempatkan di dalam ruangan atau di dalam rumah,karena tidak tahan terhadap air,dan panas.jika terkena air secara langsung akan membekas putih di bagian yang terkena air.

kelemahan lain dari finishing melamine ini baunya sangat menyengat dan tidak sedap,karena melamine menggunakan dua komponen. atau menggunakan hardener sebagai pengeringnya.dan bahan melamine ini termasuk bahan yang mengandung formaldehyde yang paling tinggi diantara bahan finishing yang lainnya.
jika di dalam ruangan masih terdapat bau yang tidak sedap dari barang yang di finishing melamine ini antisipasinya kita harus membuka jendela dan pintu agar sirkulasi udaranya bisa lancar.

kelemahan lain dari finishing melamine ini jika kita ingin merevisi atau mengubah warnanya kita harus mengampals ulang sampai dasar dan dilakukan penyemprotan atau pelapisan baru.selain itu jenis finishing ini masih belum kuat menahan goresan atau benturan.

Cara aplikasinya bisa menggunakan kuas atau semprot.


Finishing NC

Jenis finishing ini lebih aman dan lebih kuat terhadap air,serta lebih cepat kering.kelebihan lainnya apabila kita ingin merevisi atau merubah warna kita tidak perlu melakukan pengamplasan.ulang. walaupun sudah kering NC ini bisa dikupas atau dihilangkan menggunakan thinner,maka dari itu kita harus berhati hati jika meletakkan seseuatu yang mengandung thiner atau alkohol diatas barang yang di finishing NC ini, kelebihan lain finishing ini aman digunakan untuk barang furniture anak-anak karena tidak berbau.barang yang di finishing NC ini hasilnya akan tampak transparan sampai kelihatan urat kayunya,sehingga jenis finishing NC ini sangat cocok untuk barang Antique style.tetapi FIinishing NC ini masih belum kuat menahan goresan atau benturan.
aplikasinya bisa menggunakan kuas atau semprot.


Finishing Oil

Jenis finishing oil ini adalah jenis finishing yang paling sederhana.dan mudah mengaplikasikannya.bisa mengunakan kuas,direndam atau disiram kemudian dilap mengunakan lap kering atau bisa disemprotkan
jenis finishing oil ini tidak membuat lapisan film pada permukaan kayu dan tidak memberikan aspek apapun terhadap benturan dan goresan.

Finishing Politur

Jenis finishing politur jika di aplikasikan dengan benar dapat melapisi dan mengkilapkan permukaan kayu serta dapat memperindah dan mempertajam pola serat kayunya,dan yang paling penting politur dapat menjaga kestabilan kayu dari pengaruh cuaca di luar ruangan.

pemlituran yang tepat menghasilkan film yang tidak dapat ditembus zat cair,dan uap air.dan juga dapat melindungi kayu dari cahaya dan panas yang langsung maupun tidak langsung.serta politur yang baik tidak dapat diserang jamur.

proses aplikasi politur ini memakai kuas dan kain bal.kelemahannya finishing politur ini masih belum kuat menahan goresan dan benturan.


Finishing PU

Jenis finishing PU ini lebih kuat dan awet dari finishing lainnya,jenis finishing ini lebih tebal filmnya sehingga membentuk lapisan seperti plastik yang benar-benar menutup permukaan kayu.

jenis finishing ini memiliki daya tahan terhadap air,dan panas yang tinggi. menjadikan jenis finishing ini bagus untuk barang mebeldan barang-barang out doors lainnya seperti kusen pintu, jendela, dan lain-lainya.banyak pilihan warna dari yang tua sampai muda.
Proses finishingnya agak mahal sehingga menjadikan barang yang difinishing dengan bahan PU ini jadi lebih mahal.


Finishing Pori Terbuka dan Pori Tertutup (Close dan Open Pore)

Di bawah ini, akan kami sajikan beberapa contoh finishing pori terbuka dan tertutup atau close pore serta open pore. Penjelasan singkat mengenai kedua finishing juga akan kita bahas di bawah ini secara umum.
Finishing Pori Terbuka dan Pori Tertutup (Close dan Open Pore)
Ilustrasi sederhana finishing open dan close pore /grain

Finishing Close Pore / Close Grain

Contoh finishing close pore
Contoh finishing close pore
Sebagaimana namanya, finishing pori tertutup atau close pore adalah jenis finishing benar-benar tertutup secara struktural. Artinya, disini penggunaan dempul (putty) atau wood filler sangat diperlukan. Dempul atau filler tersebut dimanfaatkan sebagai lapisan dasar yang fungsinya menutup lubang-lubang kayu termasuk pori-pori substrat tersebut. Pada tipe finishing ini, warna yang disajikan bisa saja natural atau tidak. Hal tersebut tidak jadi soal karena yang dimaksud close pore ialah secara struktural, bukan penampakan. Finishing dengan keindahan serat kayu masih nampak pun dapat disebut close pore bila lubang porinya sudah benar-benar tertutup.
.

Ciri finishing pori tertutup adalah:

  1. Permukaan rata bahkan halus
  2. Ada penggunaan dempul atau wood filler
  3. Lebih umum dibanding open pore
  4. Proses lebih panjang dibanding open pore
.

Finishing pori terbuka atau Open Pore / Open Grain

contoh finishing open grain

Finishing pori terbuka atau open pore menyajikan pori kayu yang masih terbuka secara struktural. Artinya disini penggunaan dempul maupun wood filler dihindari. Biasanya kita bisa langsung menggunakan stain ataupun clear coat seperti varnish dan plitur shellac. Dan karena itulah, langkah-langkah pembuatannya jauh lebih sederhana. Biasanya tipe finishing ini juga dilakukan oleh orang awam yang sudah mengerti teknik pengecatan.
.

Ciri finishing open pore

  1. Permukaan tak rata
  2. Tak ada penggunaan dempul atau filler
  3. Cara pengerjaan secara umum lebih sederhana

Semoga Bermanfaat

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images